Kamis, 01 November 2012

WOKU

WOKU - ADA DUA

Salah satu masakan Manado kesukaan saya adalah woku. Ada dua jenis masakan woku. Yang satu disebut woku belanga – karena dimasak di dalam belanga atau panci. Sedang yang lain disebut woku daun – karena dimasak dalam bungkusan daun pisang – mirip pepes, brengkes, atau pais.

Tetapi, kedua jenis masakan itu bumbunya persis sama. Bedanya, yang satu berkuah, dan yang satu lagi kering. Yang berkuah juga dapat ditambahi sedikit santan untuk membuatnya lebih gurih. Yang terakhir ini biasa disebut woku santan. Perlu dicatat di sini, bahwa sekalipun saya katakan bumbunya persis sama, tetapi sebetulnya tiap rumah punya “rahasia” masing-masing. Ada saja tambahan bumbu maupun rempah khas yang membuatnya beda satu sama lain.

Kebanyakan woku dipakai untuk memasak seafood: ikan, telur ikan, udang, cumi, kepiting. Tetapi, woku belanga juga umum dipakai untuk memasak ayam.

Untuk membuat woku belanga, biasanya orang menumis daun pandan, daun sereh, dan bawang putih. Kemudian ditambahkan bumbu-bumbu yang lain, seperti: rajangan kasar batang dan daun bawang, sobekan daun kunyit, daun jeruk, daun kemangi. Bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan – bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, lengkuas, jahe, garam, lada – pun ikut ditumis.
Dan bukan masakan Manado namanya kalau lupa dengan cabe, cabe dan cabe. Ya cabe besar keriting maupun cabe rawit. Pedas abisss !!

Setelah tumisan bumbu matang, potongan ikan atau ayam dimasukkan, kemudian ditambah sedikit air atau santan. Hasilnya adalah masakan yang sangat berempah, harum, lezat, dan segar. Kesegaran ikan atau ayam yang dimasak pun mencuat dengan cantiknya. Pemakaian bumbu-bumbu masakan Minahasa yang menimbulkan aroma harum – seperti pandan, kemangi, sereh – mengingatkan kita pada bumbu ngo hiong (five spices) dalam kuliner Tionghoa. Artinya, dining experience memang tidak hanya kepandaian lidah untuk meng-apresiasi, melainkan juga diperkuat oleh aroma masakan yang harum. Apalagi karena di Minahasa biasanya masakan ini dibuat berdasarkan pesanan. A la minute. Kita sudah mengendus aroma harum dari dapur sebelum masakan tiba di meja.

RESEP WOKU BELANGA (IKAN)
 
Resep: Yan Julian Syarif
Sumber: Kuliner Orang Timur


Bahan-bahan:
1 kg ikan kakap merah / cakalang / tenggiri (bersihkan lumuri jeruk nipis), bisa juga diganti dengan ikan jenis lain
6-7 sdm minyak untuk menumis
500 cc air (tergantung bisa lebih)
1 buah jeruk nipis

Bumbu:
2 bt daun bawang (iris halus)
6 lb daun jeruk
1 lb daun kunyit, sobek kasar
2 lb daun pandan disimpul/dirajang
5 buah tomat hijau belah 4
1 buah tomat merah
2 sdm garam (sesuai selera)
½ sdt gula pasir
3 btg sereh (ambil bag putih, digeprek )/diiris halus
2 btg daun kemangi (ambil daunnya)

Bumbu dihaluskan :
12 siung bawang merah
30 buah cabe rawit (kurangi kalau tdk kuat pedas)
15 cabe merah kriting
4 cm jahe
4 cm kunyit
6 buah kemiri

Cara Memasak:
1. Panaskan minyak , masukan daun pandan hingga harum kemudian masukan bumbu halus dan masak hingga bumbu matang.
2. Masukkan daun jeruk, sereh, daun kunyit dan tomat.
3. Masukan ikan, tambahkan air, irisan daun bawang, garam dan gula.
4. Masak hingga air tersisa sedikit, masukan daun kemangi.
5. Aduk2 sebentar, tambahkan jeruk jika kurang asamnya, angkat.
— with Abang Dachyar Ayan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar